INFORMASI.COM, Jakarta - Cristiano Ronaldo masih mogok main di Al Nassr. CR7 tak terlihat di lapangan maupun bangku cadangan saat Al Nassr sukses mengalahkan Al Ittihad dengan skor 2-0 dalam laga Saudi Pro League, Sabtu (7/2/2026) dini hari WIB.
Bermain di kandang sendiri, Al Nassr kesulitan mengembangkan permainan di babak pertama. Berbagai serangan yang dibangun mampu dimentahkan tim tamu yang bermain rapi dalam bertahan.
Tak ada gol hingga 80 menit laga berlangsung. Beruntung, Al Nassr mendapatkan penalti di menit ke-84 yang mampu dimanfaatkan Sadio Mane untuk menjadi gol.
Al Nassr kemudian kian membenamkan Al Ittihad dengan gol Angelo Gabriel saat tambahan waktu babak kedua. Skor 2-0 untuk kemenangan Al Nassr bertahan hingga laga berakhir.
Ini merupakan laga kedua tanpa nama Ronaldo dalam daftar pemain Al Nassr. Keadaan yang sama sebelumnya terjadi saat Al Nassr mengalahkan Al Riyadh dengan skor 1-0, pada laga pekan lalu.
Baca Juga
Mengapa Ronaldo Mogok Main di Al Nassr? Apa Benar Ada Pilih Kasih PIF kepada Al Hilal?
Olahraga
Masih Kesal kepada PIF yang Pilih Kasih
Absennya CR7 dalam laga Al Nassr melawan Al Riyadh dan melawan Al Ittihad bukanlah karena cedera maupun performa yang menurun. Menurut laporan media olahraga Portugal, A Bola , eks pemain MU itu sedang marah dengan Public Investment Fund (PIF), lembaga pengelola dana kekayaan Arab Saudi yang menjadi pemilik empat klub papan atas Saudi. PIF merupakan pemegang 75% saham di empat klub unggulan liga Saudi, yakni Al-Nassr, Al-Hilal, Al-Ittihad, dan Al-Ahli.
PIF dinilai Cristiano Ronaldo 'pilih kasih' kepada klub yang dipegangnya. Pengelola dana kekayaan Arab Saudi itu memang menguasai 75% saham di empat klub di Liga Pro, yakni Al Nassr, Al Ittihad, Al Ahli, dan Al Hilal.
Ronaldo merasa ada ketidakadilan sistematis. Ia melihat rival-rivalnya, khususnya Al-Hilal, mendapatkan dukungan transfer yang jauh lebih agresif dan fleksibel dari pemilik yang sama. Kesenjangan ini terasa sangat nyata dalam jendela transfer Januari 2026 yang baru saja berakhir.
Al-Nassr hanya melakukan satu perekrutan yakni gelandang muda Irak Haydeer Abdulkareem (21 tahun). Sementara Al-Hilal mendatangkan bek tengah Spanyol Pablo Mari dengan harga sekitar US$2,1 juta, penyerang Rennes Kader Meite seharga sekitar US$32,5 juta, dan dikabarkan sedang menyelesaikan transfer Neom Saimon Bouabre senilai sekitar US$32,5 juta lagi.
Namun, pukulan psikologis terberat bagi Ronaldo adalah kepindahan Karim Benzema, rekan lamanya di Real Madrid, ke Al-Hilal. OneFootball melaporkan bahwa kepindahan ini membuat Ronaldo merasa diperlakukan secara tidak adil.
Ia memandang perpindahan Benzema sebagai bukti terang benderang ketidakseimbangan dalam liga, di mana klub-klub yang seharusnya setara di bawah PIF justru mendapatkan perlakuan dan tingkat dukungan yang berbeda.
Baca Juga
Ronaldo Pastikan Piala Dunia 2026 Jadi Turnamen Terakhir Bersama Portugal
Olahraga