Mensos: BLT Jangan Dipakai Buat Beli Rokok

Mensos: BLT Jangan Dipakai Buat Beli Rokok
Foto: Antara/Sulthony Hasanuddin

INFORMASI.COM, Jakarta - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf memberikan peringatan keras kepada keluarga penerima manfaat (KPM) yang menerima bantuan langsung tunai kesejahteraan rakyat (BLT Kesra).

Pemerintah meminta BLT tidak disalahgunakan untuk kegiatan tidak produktif, termasuk judi online dan pembelian barang-barang tidak berguna.

Imbauan ini disampaikan langsung Mensos saat meninjau penyaluran BLTS Kesra di Kantor Pos Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (10/12/2025).

Tidak boleh untuk beli-beli hal-hal yang berlebihan, yang tidak sesuai dengan kebutuhan keluarga, apalagi untuk judi online. Sungguh-sungguh itu dilarang.

— Saifullah Yusuf, Menteri Sosial, kepada para penerima BLT Kesra di Kantor Pos Jatinegara, Jaktim, Rabu.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyapa salah seorang lansia penerima BLTS Kesra di Kantor Pos Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (10/12/2025). ANTARA/Sean Filo Muhamad
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyapa salah seorang lansia penerima BLTS Kesra di Kantor Pos Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (10/12/2025). ANTARA/Sean Filo Muhamad

BLT Untuk Dongkrak Ekonomi

Bukan cuma judol, ia juga meminta agar penerima tidak membelikan BLT untuk hal-hal tidak produktif atau berguna untuk keperluan sehari-hari.

Gus Ipul menyampaikan bahwa Presiden Prabowo berpesan agar bantuan-bantuan seperti ini tepat sasaran, atau diterima oleh mereka yang berhak untuk menerimanya.

Pasalnya, program BLT disalurkan dengan tujuan meringankan beban ekonomi sekaligus mendongkrak konsumsi dalam negeri.

Gunakan untuk kepentingan-kepentingan yang paling pokok, mungkin keperluan anak-anak sekolah, atau merintis usaha, atau juga untuk hal lain. Mudah-mudahan ada manfaatnya.


Tidak boleh untuk beli motor. Tidak boleh untuk beli rokok. Tidak boleh untuk beli-beli hal-hal yang berlebihan.

— Mensos menambahkan.

Thumbnail Pemerintah Belum Putuskan Bagikan BLT pada 2026
i

Baca Juga

Pemerintah Belum Putuskan Bagikan BLT pada 2026

Ekonomi

Sudah Gelontorkan Rp26 Triliun

Pemerintah telah menggelontorkan Rp26 triliun dari target Rp31 triliuan Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra). Menurut Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, kini penyaluran tinggal 15-20 persen yang ditargetkan selesai hingga akhir Desember 2025.

Gus Ipul, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa BLTS Kesra yang disalurkan berupa uang tunai Rp900.000 kepada setiap keluarga penerima manfaat (KPM). Jumlah tersebut merupakan total dari jatah Rp300 ribu per bulan pada periode Oktober, November, Desember 2025.

Mensos mengungkapkan bahwa target penerima BLT Kesra di tiga bulan akhir 2025 berjumlah hingga 35 juta orang di seluruh Indonesia. Jumlah KPM itu mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Penerima BLT Semringah

Salah satu penerima BLTS Kesra bernama Mariah, 62 tahun, mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah menyalurkan bantuan ini.

Mariah merupakan warga Rusun Jatinegara Barat. Ia merupakan pedagang es campur kecil-kecilan dengan penghasilan Rp30-40 ribu per hari.

Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Menteri, juga kepada Pemerintah, juga kepada Pos Indonesia yang sudah menyalurkan bantuan BLT Tunai Rp900.000. Semoga bisa berkelanjutan.

— Mariah mengungkapkan.

(ANT)

Thumbnail Pemerintah Sudah Kucurkan Rp26 Triliun untuk BLT
i

Baca Juga

Pemerintah Sudah Kucurkan Rp26 Triliun untuk BLT

Nasional

BAGIKAN
Anda harus login untuk memberikan komentar.