AS dan Israel Dilaporkan Bersitegang terkait 15 Poin Perdamaian yang Diajukan untuk Iran

AS dan Israel Dilaporkan Bersitegang terkait 15 Poin Perdamaian yang Diajukan untuk Iran
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bertemu dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, di Gedung Putih, Washington, AS, Senin (29/9/2025). Foto: X/@WhiteHouse
Ikhtisar
  • Perbedaan pandangan dilaporkan muncul antara Amerika Serikat dan Israel terkait formula untuk mengakhiri perang dengan Iran.
  • Perselisihan disebut berpusat pada tiga isu utama, yakni program rudal balistik Iran, uranium yang telah diperkaya, dan pelonggaran sanksi ekonomi.
  • Di tengah kontak diplomatik yang masih berjalan, Iran juga telah mengirimkan tanggapan resmi melalui mediator dengan sejumlah syarat penghentian perang.

INFORMASI.COM, Jakarta - Perbedaan sikap mulai terlihat di antara Amerika Serikat dan Israel terkait jalan keluar untuk mengakhiri perang dengan Iran. Laporan lembaga penyiaran publik Israel, KAN, pada Kamis (26/3/2026), menyebut pembicaraan antara Washington dan Tel Aviv belum sepenuhnya sejalan, meski keduanya tetap berada di blok yang sama dalam operasi militer terhadap Teheran.

Menurut laporan tersebut, perbedaan pandangan itu tidak menyentuh isu kecil, melainkan menyasar inti dari struktur keamanan dan tekanan geopolitik terhadap Iran. Ada tiga pokok persoalan yang menjadi titik sengketa, yakni masa depan program rudal balistik Iran, mekanisme penyerahan uranium yang telah diperkaya ke Badan Energi Atom Internasional, serta kemungkinan pelonggaran sanksi ekonomi terhadap Teheran.

Perbedaan itu mengemuka ketika sejumlah laporan pada Rabu menyebut Amerika Serikat telah menyampaikan usulan 15 poin untuk menghentikan perang kepada Iran melalui Pakistan. Dalam paket yang sama, Washington juga dikabarkan mempertimbangkan opsi gencatan senjata sementara selama satu bulan untuk membuka ruang negosiasi lebih lanjut.

Thumbnail Bocoran Isi Proposal Damai Donald Trump Berisi 15 Poin dan Syarat dari Iran, Apa Betul Iran Minta Damai?
i

Baca Juga

Bocoran Isi Proposal Damai Donald Trump Berisi 15 Poin dan Syarat dari Iran, Apa Betul Iran Minta Damai?

Internasional

Israel Ketakutan Ditinggalkan Trump?

Di sisi lain, Iran tidak tinggal diam. Mengutip seorang pejabat Iran yang tidak disebutkan namanya, kantor berita semi-resmi Tasnim melaporkan pada Kamis bahwa Teheran telah menyampaikan tanggapan resmi atas proposal Amerika Serikat melalui mediator. Respons itu menunjukkan bahwa jalur komunikasi memang tetap terbuka, meski belum sampai pada tahap kesepakatan.

Menurut laporan tersebut, Iran mengajukan beberapa syarat utama untuk mengakhiri perang. Tuntutan itu mencakup penghentian serangan dan pembunuhan di semua front, jaminan bahwa perang tidak akan kembali terjadi, pembayaran kompensasi, serta pengakuan atas kedaulatan Iran di Selat Hormuz.

Dari sudut pandang Israel, bahasa diplomatik yang kini digunakan Iran justru dibaca dengan kecurigaan. KAN, yang mengutip sumber politik di Israel, menyebut pembicaraan antara Amerika Serikat dan Israel masih berlangsung dan ada kemungkinan usulan dari Washington akan diubah sebelum bergerak ke tahap berikutnya.

Salah satu sumber di Israel bahkan menyebut Iran kini “sudah menggunakan bahasa perang tahap akhir,” tetapi pada saat yang sama tetap mengajukan tuntutan yang besar dalam komunikasi yang sedang berlangsung. Penilaian itu memperlihatkan bahwa Israel memandang jalur diplomasi yang dibuka saat ini bukan semata tanda pelonggaran, melainkan juga bagian dari manuver tawar-menawar di tengah tekanan militer.

Sumber yang sama juga menyebut ada kekhawatiran di Israel bahwa Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kemungkinan akan mendorong gencatan senjata sementara demi membuka negosiasi dengan Iran. Kekhawatiran itu mengisyaratkan bahwa tidak semua pihak di Israel sepenuhnya nyaman dengan kemungkinan jeda konflik, terutama bila jeda tersebut membuka ruang konsesi yang lebih besar kepada Teheran.

Hingga kini, kemungkinan pertemuan langsung antara pejabat Amerika Serikat dan Iran juga belum memiliki jadwal pasti. Meski ada laporan mengenai upaya mediasi oleh Pakistan, format pembicaraan yang lebih formal tampaknya masih berada pada tahap penjajakan.

Thumbnail Trump Perpanjang Tenggat Negosiasi Nuklir untuk Iran Selama 10 Hari
i

Baca Juga

Trump Perpanjang Tenggat Negosiasi Nuklir untuk Iran Selama 10 Hari

Internasional

BAGIKAN
Anda harus login untuk memberikan komentar.