Klaim Banyak Hoaks soal MBG, BGN Siapkan Strategi Pengendalian Isu dan Cara Komunikasi

Klaim Banyak Hoaks soal MBG, BGN Siapkan Strategi Pengendalian Isu dan Cara Komunikasi
Siswa siswi SD yang sedang menikmati makanan MBG di salah satu sekolah di Kota Batam, Kepri. (Foto: ANTARA/HO-SPPG Batam)

INFORMASI.COM, Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menggelar rapat koordinasi di Bekasi, Senin (6/4/2026). Mereka membahas satu hal yang belakangan dianggap meresahkan: bagaimana caranya menjaga Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap dipercaya publik di tengah badai hoaks dan opini miring yang datang silih berganti?

Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, yang akrab disapa Hida, tampil sebagai juru bicara utama dalam pertemuan tersebut. Di hadapan para peserta rapat, ia memaparkan bahwa kompleksitas MBG yang melibatkan ribuan pemangku kepentingan dari pusat hingga pelosok daerah menyimpan tiga risiko besar: ancaman hukum, goncangan persepsi publik, dan potensi misinformasi yang membahayakan.

Menurut Hida, komunikasi publik saat ini tidak lagi sekadar menyampaikan informasi. Lebih dari itu, ia menekankan bahwa menjaga kredibilitas dan legitimasi program adalah harga mati.

“Di era informasi cepat, hoaks, dan persepsi negatif bisa muncul kapan saja. Karena itu, komunikasi yang cepat, akurat, dan responsif menjadi pondasi utama untuk menjaga reputasi MBG,” ujar Hida di Bekasi, Senin (6/4/2026).

Thumbnail Viral 70 Ribu Motor Berlogo BGN di Medsos, Kepala BGN: Hoaks, cuma 21 Ribu Unit!
i

Baca Juga

Viral 70 Ribu Motor Berlogo BGN di Medsos, Kepala BGN: Hoaks, cuma 21 Ribu Unit!

Nasional

Lantas, bagaimana bentuk siasat yang disiapkan BGN?

Hida mengungkapkan bahwa lembaganya telah mengembangkan strategi pengendalian isu dan komunikasi krisis yang terintegrasi. Kuncinya, respons publik tidak boleh generik. Setiap keluhan atau informasi yang beredar harus dijawab secara real time, dengan gaya bahasa dan pendekatan yang disesuaikan dengan karakter masing-masing platform media sosial.

Tim BGN, kata Hida, sudah melakukan analisis percakapan publik. Hasilnya menarik: Instagram cenderung ramah dengan sentimen positif yang dominan. Sebaliknya, platform X (dulu Twitter) menjadi lahan subur bagi diskusi-diskusi kritis yang tajam.

“Setiap platform memiliki tantangan berbeda. Di satu sisi, kami menjaga sentimen positif, di sisi lain, kami siap merespons isu atau opini yang berkembang, sehingga pesan program tetap kredibel,” tambah Hida.

Namun, respons cepat saja tidak cukup. BGN juga memperkuat peran komunikasi sebagai sumber rujukan yang terpercaya. Targetnya jelas: menekan laju misinformasi, memastikan setiap pesan yang keluar berbasis data, serta mengajak masyarakat memahami secara utuh dampak nyata dari program MBG.

“Komunikasi yang kredibel tidak hanya menenangkan publik, tetapi juga membangun partisipasi yang nyata. Dengan informasi yang tepat dan transparan, masyarakat bisa menilai sendiri manfaat program MBG,” jelas Hida.

Thumbnail BGN: 760 SPPG Masih Disuspend, Belum Penuhi Standar Program MBG
i

Baca Juga

BGN: 760 SPPG Masih Disuspend, Belum Penuhi Standar Program MBG

Nasional

Agar tidak kecolongan, BGN mempersenjatai diri dengan dua alat analisis sekaligus: SWOT (kekuatan, kelemahan, peluang, ancaman) dan PESTLE (politik, ekonomi, sosial, teknologi, hukum, lingkungan).

Keduanya menjadi panduan untuk mengantisipasi ancaman komunikasi yang datang dari berbagai arah, mulai dari perubahan algoritma media sosial, dinamika politik yang tak menentu, hingga persepsi publik yang bisa berubah dalam sekejap.

Hida menegaskan bahwa langkah ini memastikan seluruh unit komunikasi di BGN tetap selaras, adaptif, dan sigap menghadapi krisis kapan pun terjadi.

“Mengantisipasi hoaks bukan sekadar menepis berita palsu. Ini tentang menyiapkan sistem komunikasi yang solid, responsif, dan terintegrasi, sehingga kepercayaan publik terhadap MBG tetap terjaga,” tutup Hida.

Thumbnail BGN: MBG Anak Sekolah Lima Hari Menunya Fresh, Wilayah 3T Dapat Makanan Kering
i

Baca Juga

BGN: MBG Anak Sekolah Lima Hari Menunya Fresh, Wilayah 3T Dapat Makanan Kering

Nasional

BAGIKAN
Anda harus login untuk memberikan komentar.