Ronaldo Mogok Main di Al Nassr, Ini Jawaban PIF yang Dituduh Pilih Kasih untuk Al Hilal

Ronaldo Mogok Main di Al Nassr, Ini Jawaban PIF yang Dituduh Pilih Kasih untuk Al Hilal
Cristiano Ronaldo saat diperkenalkan sebagai pemain Al Nassr di Liga Pro Saudi pada tahun 2022. Foto: Al Nassr

INFORMASI.COM, Jakarta - Cristiano Ronaldo masih mogok main di Al Nassr. CR7 tak terlihat di lapangan maupun bangku cadangan saat Al Nassr sukses mengalahkan Al Ittihad dengan skor 2-0 dalam laga Saudi Pro League, Sabtu (7/2/2026) dini hari WIB. Sebelumnya, mantan 

Absennya CR7 dalam laga Al Nassr melawan Al Riyadh dan melawan Al Ittihad bukanlah karena cedera maupun performa yang menurun. Menurut laporan media olahraga Portugal, A Bola , eks pemain MU itu sedang marah dengan Public Investment Fund (PIF), lembaga pengelola dana kekayaan Arab Saudi yang menjadi pemilik empat klub papan atas Saudi. PIF merupakan pemegang 75% saham di empat klub unggulan liga Saudi, yakni Al-Nassr, Al-Hilal, Al-Ittihad, dan Al-Ahli.

PIF dinilai Cristiano Ronaldo 'pilih kasih' kepada klub yang dipegangnya. Ronaldo merasa ada ketidakadilan sistematis.

Peraih 5 Ballon d'Or itu melihat rival-rivalnya, khususnya Al-Hilal, mendapatkan dukungan transfer yang jauh lebih agresif dan fleksibel dari pemilik yang sama. Kesenjangan ini terasa sangat nyata dalam jendela transfer Januari 2026 yang baru saja berakhir.

Al-Nassr hanya melakukan satu perekrutan yakni gelandang muda Irak Haydeer Abdulkareem (21 tahun). Sementara Al-Hilal mendatangkan bek tengah Spanyol Pablo Mari dengan harga sekitar US$2,1 juta, penyerang Rennes Kader Meite seharga sekitar US$32,5 juta, dan dikabarkan sedang menyelesaikan transfer Neom Saimon Bouabre senilai sekitar US$32,5 juta lagi.

Namun, pukulan psikologis terberat bagi Ronaldo adalah kepindahan Karim Benzema, rekan lamanya di Real Madrid, ke Al-Hilal. OneFootball melaporkan bahwa kepindahan ini membuat Ronaldo merasa diperlakukan secara tidak adil.

Eks penyerang Juventus itu memandang perpindahan Benzema sebagai bukti terang benderang ketidakseimbangan dalam liga, di mana klub-klub yang seharusnya setara di bawah PIF justru mendapatkan perlakuan dan tingkat dukungan yang berbeda.

Thumbnail Mengapa Ronaldo Mogok Main di Al Nassr? Apa Benar Ada Pilih Kasih PIF kepada Al Hilal?
i

Baca Juga

Mengapa Ronaldo Mogok Main di Al Nassr? Apa Benar Ada Pilih Kasih PIF kepada Al Hilal?

Olahraga

Respons PIF soal Tuduhan Pilih Kasih untuk Al Hilal

Aksi Cristiano Ronaldo itu sampai bikin Liga Arab Saudi merilis pernyataan. Mereka menilai semua operasional klub berjalan atas kinerja manajemen masing-masing, bukan karena campur tangan PIF.

PIF menyatakan bahwa Liga Pro Saudi disusun berdasarkan prinsip sederhana bahwa setiap klub beroperasi secara independen di bawah aturan yang sama.

Klub-klub memiliki dewan sendiri, eksekutif sendiri dan kepemimpinan sepakbola sendiri. Keputusan tentang rekrutmen, pengeluaran, dan strategi dijalankan sendiri oleh klub-klub tersebut, dengan sedikit pertimbangan dari PIF.

Adapun soal kerangka keuangan, mereka akan duduk bersama PIF yang ikut merancang agar memastikan keberlanjutan dan keseimbangan kompetitif. Hal itu berlaku sama di seluruh klub dalam Liga Pro Saudi.

Cristiano telah sepenuhnya terlibat dengan Al Nassr sejak kedatangannya, dan telah memainkan peran penting dalam pertumbuhan dan ambisi klub. Seperti pesaing elit lainnya, dia ingin menang. Tetapi tidak ada individu, betapapun signifikannya, menentukan keputusan apapun, kecuali klub mereka sendiri.

— Pernyataan PIF yang mengendalikan Saudi Pro League, beberapa waktu lalu.

Untuk menjawab dugaan adanya pilih kasih terkait transfer pemain, terutama Karim Benzema dari Al Ittihad ke Al Hilal, PIF mengatakan aktivitas transfer itu menunjukkan prinsip independensi dengan jelas.

Satu klub diperkuat dengan cara tertentu. Yang lain memilih pendekatan yang berbeda. Itu adalah keputusan klub, diambil dalam parameter keuangan yang disetujui.

— PIF menegasskan.

Ronaldo memang menjadi proyek mercusuar pertama Arab Saudi, yang mendatangkannya pada 2022. Megabintang tersebut kemudian menjadi magnet bagi banyak pemain top Eropa lainnya untuk datang ke Saudi Pro League, dari Benzema, N'Golo Kante, Jordan Henderson, hingga yang baru datang seperti Joao Felix.

Kedatangan para pemain top dari Eropa membuat persaingan antara klub-klub Liga Saudi semakin ketat. Bahkan, kedatangan mereka membuat Liga Pro Saudi kini menjadi liga terbaik di Asia.

Persaingan liga kemudian berbicara sendiri. Dengan hanya beberapa poin yang memisahkan empat besar, perburuan gelar sangat intens. Tingkat keseimbangan itu mencerminkan sistem yang bekerja sebagaimana dimaksud. Fokus tetap pada sepakbola, di lapangan, di mana hal itu berada, dan mempertahankan kompetisi yang kredibel dan kompetitif untuk pemain dan penggemar.

— PIF mengungkapkan.

Thumbnail Ronaldo Masih Mogok Main, Al Nassr Tumbangkan Al Ittihad 2-0
i

Baca Juga

Ronaldo Masih Mogok Main, Al Nassr Tumbangkan Al Ittihad 2-0

Olahraga

BAGIKAN
Anda harus login untuk memberikan komentar.