Donald Trump: Iran Negara Gagal dan Sudah Mati, Inflasi 350 Persen

Donald Trump: Iran Negara Gagal dan Sudah Mati, Inflasi 350 Persen
Presiden AS, Donald Trump. (Foto: The White House)
Ikhtisar
  • Donald Trump menyebut Iran sebagai negara gagal dan mengklaim kemampuan militer serta kondisi ekonominya telah hancur.
  • Trump menyebut inflasi Iran mencapai 350 persen, tentara tidak dibayar, serta Angkatan Laut dan Angkatan Udara Iran telah lumpuh.
  • Pernyataan itu disampaikan setelah kembali terjadi serangan antara Amerika Serikat dan Iran di tengah ketegangan di kawasan.

INFORMASI.COM, Jakarta - Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan pernyataan keras terhadap Iran. Trump menyebut Iran sebagai “negara gagal” dan bahkan mengatakan negara tersebut “sudah mati” ketika ketegangan militer kedua negara kembali meningkat.

Trump menyampaikan pernyataan tersebut setelah ditanya mengenai operasi militer terbaru Amerika Serikat terhadap Iran. Ketika ditanya apakah serangan itu merupakan operasi terbatas atau tanda dimulainya kembali perang skala penuh, Trump menyebutnya sebagai kampanye yang sangat terbatas.

Namun, Trump kemudian memaparkan kondisi Iran yang menurutnya menunjukkan bahwa negara tersebut telah mengalami kehancuran besar.

“Mereka adalah negara gagal. Mereka mengalami inflasi 350 persen. Mereka tidak memiliki mata uang. Mereka tidak membayar tentara mereka. Sebagian besar pemimpin mereka telah tewas. Angkatan Laut mereka sudah tidak ada. Angkatan Udara mereka sudah tidak ada. Peralatan pengawasan mereka hampir seluruhnya sudah tidak ada,” kata Trump dalam konferensi pers di Gedung Putih, Washington, Senin (31/8/2026).

Trump juga mengklaim Amerika Serikat kini mampu menjaga Selat Hormuz tetap aman. Ia mengatakan kapal-kapal masih dapat melewati jalur strategis tersebut dalam jumlah besar.

“Kami memiliki Selat Hormuz dalam kondisi yang sangat baik. Kami rata-rata menangani 30 kapal setiap malam,” ujarnya.

Pernyataan tersebut kemudian Trump pertegas melalui unggahan di media sosial. Ia menulis bahwa Iran secara resmi merupakan negara gagal.

“Iran secara resmi adalah negara gagal. IRAN SUDAH MATI!” tulis Trump.

Dalam unggahan yang sama, Trump menyebut Iran tidak memiliki Angkatan Laut, Angkatan Udara, dan mata uang. Ia juga mengeklaim pemerintah Iran tidak membayar tentara dan polisi.

Trump menyebut angka inflasi Iran mencapai 300 persen dalam unggahan tersebut. Angka itu berbeda dengan pernyataannya kepada wartawan yang menyebut inflasi Iran mencapai 350 persen.

Thumbnail Mata Uang Iran Terjun Bebas, 1 Dolar AS sama Dengan 1,47 Juta Rial, Kok Bisa?
i

Baca Juga

Mata Uang Iran Terjun Bebas, 1 Dolar AS sama Dengan 1,47 Juta Rial, Kok Bisa?

Internasional

Trump Klaim Lebih dari 100.000 Demonstran Tewas

Trump juga menyinggung penanganan demonstrasi di Iran. Ia menuduh pemerintah Iran membunuh para demonstran dan menyebut lebih dari 100.000 orang telah tewas.

“Satu-satunya yang mereka miliki adalah berita palsu dari AS, kesediaan untuk membunuh para demonstran—sekarang lebih dari 100.000 orang tewas. Mereka harus diadili atas kejahatan perang terhadap kemanusiaan—serta kalimat ‘omong kosong’ yang bagus,” tulis Trump.

Klaim mengenai jumlah korban tersebut belum terverifikasi secara independen. Karena itu, angka lebih dari 100.000 korban yang disebut Trump perlu dibedakan dari data korban yang telah dikonfirmasi oleh sumber independen.

Pernyataan Trump mengenai kondisi Iran muncul ketika konflik kedua negara kembali memanas. Amerika Serikat sebelumnya menyerang fasilitas militer Iran, sementara Iran merespons dengan serangan terhadap sasaran yang berkaitan dengan kepentingan militer Amerika Serikat di kawasan.

Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah Selat Hormuz. Jalur tersebut merupakan salah satu rute perdagangan energi paling penting di dunia dan menjadi titik strategis dalam konflik Amerika Serikat-Iran.

Trump mengatakan Washington telah mampu menjaga lalu lintas kapal di kawasan tersebut tetap berjalan.

“Kami rata-rata menangani 30 kapal setiap malam,” katanya.

Thumbnail Iran akan Terus Lawan AS meski Krisis Ekonomi Makin Menjepit
i

Baca Juga

Iran akan Terus Lawan AS meski Krisis Ekonomi Makin Menjepit

Internasional

Trump Klaim Militer Iran Lumpuh

Dalam pernyataannya kepada wartawan, Trump menyebut sejumlah kemampuan militer Iran telah hilang. Ia mengatakan Angkatan Laut dan Angkatan Udara Iran sudah tidak ada, sedangkan peralatan pengawasan hampir seluruhnya hancur.

Trump juga menyebut sebagian besar pemimpin Iran telah tewas. Ia menggunakan kondisi tersebut untuk memperkuat penilaiannya bahwa Iran telah menjadi negara gagal.

Namun, pernyataan mengenai kehancuran total sejumlah institusi dan kemampuan militer Iran merupakan klaim Trump. Iran masih memiliki struktur pemerintahan dan kemampuan untuk melakukan serangan balasan, meskipun konflik sebelumnya telah merusak sejumlah fasilitas dan aset militernya.

Trump juga tidak mengatakan bahwa Amerika Serikat akan segera melancarkan perang berskala penuh. Ia justru menyebut operasi terbaru sebagai tindakan yang sangat terbatas.

Meski demikian, pernyataan Trump menunjukkan bahwa Washington masih mempertahankan tekanan militer terhadap Teheran. Pada saat yang sama, isu keamanan Selat Hormuz tetap menjadi salah satu titik utama dalam perkembangan konflik tersebut.

Trump menutup pernyataannya dengan kembali menegaskan bahwa kondisi Iran telah berubah drastis akibat konflik.

“Mereka adalah negara gagal,” kata Trump.

Thumbnail AS Kembali Serang Iran, Ketegangan Selat Hormuz Memanas
i

Baca Juga

AS Kembali Serang Iran, Ketegangan Selat Hormuz Memanas

Internasional

BAGIKAN
Anda harus login untuk memberikan komentar.